Improving Personal, Interpersonal and Organizational Communication Technologies
Meningkatkan Teknologi Komunikasi Personal, Interpersonal dan Organisasi
Hubungan antar personal pada era digital serta perkembangan TIK sangat diperlukan karena, untuk menjaga hubungan antara manusia. Media menempatkan manusia dalam fantasi, dimana tanggapan, reaksi dan interaksi terjadi dalam pikiran tetapi tidak secara langsung. Ada 4 titik penentu utama dalam sejarah komunikasi manusia menurut Nordenstreng & Varis dalam Bungin(2009) :
1). Ditemukannya bahasa sebagai alat interaksi manusia.
2). Berkembangnya tulisan dan kemampuan berbicara manusia menggunakan bahasa.
3). Berkembangnya kemampuan reproduksi kata - kata tertulis dengan menggunakan alat pencetak, sehingga mungkin terwujudnya komunikasi massa yang sebenarnya.
4). Lahirnya komunikasi elektronik.
Dalam studi tentang computer mediated communication (CMC) terdapat konsep penting yaitu kehadiran sosial, keadaan dimana media elektronik meniru isyarat - isyarat sosial yang hadir dalam kehidupan interaksi tatap muka. O'Brian (Bungin,2009) mengatakan bahwa perilaku manusia dan teknologi memiliki interaksi di dalam bidang sosioteknologi. 5 komponen interaksi sosioteknologi :
1). Struktur masyarakat.
2). Sistem dan teknologi informasi.
3). Masyarakat dan budaya.
4). Strategi komuniaksi.
5). Proses sosial.
Proses komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan. Proses komunikasi terbagi menjadi 2 tahap yaitu, komunikasi primer dan sekunder.
1). Komunikasi primer adalah proses penyampaian pikiran dan perasaan seseorang ke orang lain dengan menggunakan simbol sebagai media. Proses komunikasi ini dilakukan secara langsung.
2). Komunikasi sekunder adalah komunikasi yang menggunakan sebuah media perantara dan dilakukan oleh seseorang komunikator jika ingin menjangkau komunikan yang jangkauannya jauh.
Komunikasi filter, filter ini adalah komponen komunikasi massa yang tidak ada dalam komunikasi lain, didalam komunikasi massa, ada yang disebut filter atau penyaring. Kita dapat memilih informasi sesuai keinginan. Filter komunikasi adalah semantik, psikolog, fisik dan stereotip.
1). Semantik
Semantik atau makna bahasa aktifitas komunikasi memperhatikan makna bahasa yang timbul dalam proses komunikasi. Gangguan semantik misalnya ketika dua pihak memiliki perbedaan bahasa atau dialektis, penggunaan jargon, istilah yang ambigu yang maknanya bisa disalahartikan. Untuk mengatasi gannguan semantik yaitu :
- Siapa lawan biacara dan apa latar belakang pendidikannya.
- Budaya.
- Status sosial.
2). Psikolog
Kita membentuk petrsepsi kita berdasarkan kerangka acuan kita ( Elvinaro, hal 45:2007). Individu jika ingin bertindak atau memutuskan sesuatu menggunakan acuan pada aturan yang ada. Aturan tersebut disahkan oleh masyarakat dan pemerintah yang berupa undang - undang.
3). Fisik
Fisik adalah hambatan yang berada di luar komunikasi dan komunikan. Gangguan tersebut menghalangi transmisi fisik dari sinyal atau pesan. Contoh seperti tulisan tangan yang tidak terbaca karena ukuran huruf yang terlalu kecil.
4). Stereotip
Stereotip bersumber dari kecenderungan kita untuk melakukan kerja kognitif sedikit mungkin dalam berfikir mengenai orang lain. Stereotip menyebabkan persepsi selektif tentang orang - orang dan segala sesuatu di sekitar kita.
Salah Satu Hambatan yang dihadapi oleh PT KAI dan Gojek Selama diluncurkannya Go Transit
Hambatan fisik menjadi salah satu hambatan dalam menggunakan fitur Go Transit, yaitu sinyal ataupun sistem pada aplikasi. Sebagai pengguna Commuterline saya pribadi merasakan hal tersebut, susahnya sinyal dan kerusakan pada sistem aplikasi. Saran untuk kedua perusahaan agar meningkatkan sistem pada aplikasi.

Komentar
Posting Komentar